PESONA KEINDAHAN PESISIR PANTAI DESA LES DENGAN GARAM TRADISIONALNYA

Ketut Kartika Yani 05 Agustus 2022 13:00:54 WITA

Potensi Desa Les memang tidak ada habisnya. Kondisi geografis desa ini memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Daerah perbukitan dengan karakteristiknya sendiri, dataran rendah yang memiliki potensi berbeda, serta pesisir panatai yang juga memiliki keunikannya sendiri.

Desa Les memiliki bentang pantai yang membentang panjang. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir memanfaatkan pantai sebagai mata pencaharian mereka. Ada yang sebagai nelayan dan juga sebagai petani garam.

Salah satu produksi yang sangat menjanjikan bagi  pesisir selain sebagai nelayan adalah garam. Sebagian besar memang penduduk di pesisir pantai juga bermatapencaharian sebagai petani garam tradisional. Cukup dengan memanfaatkan air laut dan teriknya panas matahari serta menguasai proses pembuatan, garam pun terproduksi dengan apik.

Proses pembuatan garam di Desa Les sudah dimulai sejak ratusan tahun yang lalu. Garam Les merupakan garam yang memiliki kualitas tinggi di Bali, tidak mengherankan jika Graam ini sudah diekspor ke mancanegara.

Sebagian besar masyarakat Desa Les membuat garam dengan cara tradisional. Tanpa mesin, semua proses produksi garam memanfaatkan  tenaga manusia. Inilah yang menjadi salah satu keunikan gram di Desa Les, selain juga ukuran garam yang sedikit berbeda dengan garam-garam daerah lainnya. Perbedaan ukuran garam ini disebabkan oleh media yang digunakan saat proses penampungan air laut. Media ini juga membuat cita rasa garam kas Les berbeda dengan garam lainnya.

Proses pembuatan garam sangatlah bergantung pada terik matahari. Semakin terik matahari, akan sangat membantu petani garam dalam proses pembuatan garam. Proses pembuatan garam dimulai dengan mengambil air laut kemudian menyiramkannya diatas petak-petak tanak yang telah disediakan sebelumnya untuk diuapkan. Proses selanjutnya adalah penyaringan dan dimasukkan pada sebuah wadah berbentuk kukusan (kerucut). Kukusan ini diletakkan diatas batang kelapa yang dibentuk seperti palung (seperti bentuk perahu). Proses terakhir adalah penjemuran hingga air-air hasil penyaringan mengkristal menjadi garam.

Proses pemasaran Garam Desa Les dibantu oleh BUMDES Les. Garam hasil para petani dipasok ke BUMDES kemudian dibantu untuk dipasarkan. Sebelum dipasarkan, garam-garam tersebut dikemas semenarik mungkin dengan tetap memperkenalkan Desa Les.

Komentar atas PESONA KEINDAHAN PESISIR PANTAI DESA LES DENGAN GARAM TRADISIONALNYA

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Les

tampilkan dalam peta lebih besar